Keberhasilan kloning sapi Hidqa-gyu ini menjanjikan dunia peternakan Jepang karena jenis sapi tersebut dikenal berkualitas tinggi dan berharga mahal. Pemerintah Jepang telah membentuk panel untuk menilai kelayakan daging kloning untuk konsumsi dan kelihatannya segera mengizinkannya seperti yang dilakukan Pemerintah AS dan negara-negara Eropa.
Namun, para peneliti mengatakan, tujuan utama riset saat ini adalah mempelajari jenis gen dan struktur protein yang membuat daging sapi Hida-gyu lebih lezat. Perlakukan terhadap sapi Hida-gyu memang terkenal unik karena sering kali peternak memberikan makanan sampanye dan secara rutin memijatnya.
Selain meneliti kualitas daging sapi, para ilmuwan Jepang juga menjadikannya batu loncatan sebelum menggapai ambisinya mengkloning hewan-hewan yang telah punah. Antara lain mammoth, sejenis gajah yang hidup di zaman es.
"Mimpi kami menciptakan mammoth, itulah mimpi besarnya," ujar Kazuhiro Saeki, profesor di Universitas Kinki seperti dilansir AFP. Saat ini para peneliti telah menemukan sumber sel mammoth dari Siberia. Namun, mereka belum berhasil menemukan cara mengekstrak dan menanam inti sel mammoth ke dalam sel telur gajah yang merupakan hewan paling dekat kekerabatannya sebelum menaruhnya ke dalam rahim gajah betina.(sumber Kompas.com)
Label: sapi hida-gyu hasil kloning



